Wednesday, February 28, 2007

Doa Seorang Ibu

Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya : "Hai Ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.(Matius 15: 28

Tahun 1978, bersama rombongan murid SMEAN Jombang, saya mengadakan karya wisata ke Banyuwangi dan Bali. Pada kesempatan itu kami bermain di pantai Kuta. Dalam kegembiraan, seorang teman terseret ombak. Saya berusaha mengejar dan sempat meraih tangannya, tetapi kekuatan ombak begitu besar sehingga saya ikut terseret masuk kedalam pusaran ombak.
Sempat beberapa menit saya tenggelam dan berkali-kali minum air laut, antara sadar dan tidak, yang terbayang dalam ingatan saat itu, saya ada dirumah di Jombang dan melihat ibu saya sedang merenung sedih, sepertinya sedang berdoa.
Seperti ada kekuatan yang menolong, saya merasakan dorongan yang besar menghempaskan saya kembali ke pantai; sedangkan teman saya sempat terseret ke tengah laut sekitar 500 meter dan sudah tidak sadarkan diri, namun akhirnya berhasil diselamatkan oleh turis Australia yang sedang berselancar.
Esoknya sesampainya di rumah, saya disambut oleh ibu saya dengan pertanyaan yang sungguh ajaib : "Kamu ada masalah apa? Apa kamu tertimpa musibah? Kemarin dada Mami berdebar-debar tidak karuan dan merasa kamu ada masalah, terus Mami berdoa minta pertolongan sama Tuhan agar kamu diselamatkan". Ya Tuhan, rupanya inilah kekuatan yang menyelamatkan saya dan teman saya, kekuatan doa seorang Ibu yang didengar oleh Tuhan. Kejadian ini membuat saya semakin mengasihi ibu saya dan tidak ingin menyakitinya.
Karena itu marilah kita bertanya pada diri kita: sebagai seorang anak, sudahkah kita mendengarkan nasihat Ibu kita, yang selalu ada dimanapun saat kita membutuhkannya? Sebagai seorang suami, sudahkah kita menghormati istri kita sebagai seorang Ibu yang berperan besar dalam membesarkan anak-anak kita ?
Sampai saat ini saya belum menemukan jawaban, bagaimana Ibu saya bisa ikut merasakan kejadian yang menimpa anaknya. Ini berkali-kali terjadi dan selalu benar. Yang saya tahu bahwa Tuhan akan selalu mendengarkan dan meluluskan doa seorang ibu yang penuh iman. Amin.

No comments: